Oli Mobil Rembes? Oh Tidak! Ketahuilah Cara Mengatasinya!

Cara mengatasi oli mobil rembes

Perawatan mobil rutin terkadang luput dari perhatian. Penyebabnya bisa bermacam seperti masalah uang yang belum ada atau tidak punya cukup waktu luang. Meskipun begitu, perawatan oli merupakan salah satu yang paling penting dan tidak boleh diabaikan. Langkah awal, kamu bisa mencari tahu tentang cara mengatasi oli mobil rembes serta tanda-tandanya. 

Pasalnya, oli di mesin bertugas untuk memastikan kondisi kendaraan secara keseluruhan. Ketika oli sudah mulai kotor, maka fungsinya sebagai pelumas dan pelindung tidak akan maksimal. Akibatnya, masalah serius bisa terjadi pada mobil kamu yang berakibat dapat membahayakan pengguna. Selain itu, jika dibiarkan, perawatan di akhir akan semakin membengkak dan justru merugikan kamu. 

Itulah mengapa memahami penyebab utama kebocoran oli mobil dan mengetahui dengan tepat apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya sangat penting. 

Baca juga: Jangan Kelewat! Telat Ganti Oli Mobil Bisa Berakibat Fatal Lho

Mengapa Oli Mobil Bisa Rembes? Ini Penyebabnya!

Kebocoran oli bisa membuat frustasi karena bisa jadi tidak berasal dari satu tempat. Namun, kamu akan tahu bagian mana yang mengalami kebocoran jika sudah melihat penyebabnya.  

1. Filter Oli yang Mulai Aus

Salah satu penyebab paling umum dari kebocoran oli di bawah mobil adalah filter oli yang mulai aus. Filter oli mobil bertanggung jawab untuk menyaring kontaminan dari oli sebelum dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Di awal, filter mungkin akan bekerja normal dan lancar, tetapi setelah beberapa ribu mil di jalan, kondisinya akan mulai menurun karena terlalu sering digunakan.

Ketika filter berhenti bekerja, oli akan mulai bocor. Selain itu, tekanan dari dalam mesin dapat menyebabkan filter oli menjadi longgar atau bergeser. 

2. Filler Cap yang Kecil atau Rusak

Penyebab lain yang sangat umum dari kebocoran oli mesin mobil adalah ketika tutup pengisi tangki oli menjadi longgar atau pecah. Biasanya mudah untuk mengetahui kapan ini terjadi, karena genangan oli akan segera terbentuk di bawah mobil atau di sekitar mesin itu sendiri.

Untuk perbaikannya, kamu bisa memanfaatkan jasa montir yang hanya memakan waktu beberapa detik. Bisa juga melakukannya sendiri. Pertama, sesuaikan kembali tutup pengisi untuk memastikan tidak longgar. Jika tidak pas dengan tempatnya, kamu cukup membeli tutup pengisi baru dan memasangnya sendiri. 

3. Gasket yang rusak

Gasket adalah komponen penting dari setiap mesin mobil. Komponen ini bertanggung jawab untuk mentransfer cairan seperti oli, pendingin, dan gas ke seluruh mobil. Namun, gasket biasanya akan menurun seiring waktu, yang akan menyebabkan segel yang dibuat melemah.

Ini biasanya terjadi setelah jangka waktu yang lama, yaitu setelah digunakan untuk perjalanan sepanjang 100.000 mil. Jika ini adalah penyebab kebocoran oli mobil, kamu perlu menghubungi seorang profesional untuk memperbaikinya.

4. Terlalu Banyak Oli

Seringkali, apa yang kamu pikirkan sebagai kebocoran oli mungkin hanya akibat dari kesalahan sederhana, dan tidak perlu khawatir. Jika kamu melihat genangan oli di bawah mobil tetapi lampu oli mesin dasbor tidak berkedip, mungkin penyebabnya kamu terlalu banyak menuangkan oli ke dalam mesin, sehingga menyebabkan luapan.

Mungkin juga kamu hanya menumpahkan sedikit oli saat mengisinya. Jika ini masalahnya, cukup gunakan lap untuk membersihkan oli yang tumpah di mesin. Juga, gunakan tabung dipstick untuk mengekstrak minyak berlebih.

Tanpa Bongkar Mesin, Kamu Pun Bisa Mengatasi Oli yang Rembes

Ketika sudah mengetahui asal muasal oli mobil rembes, kini saatnya untuk kamu mencari tahu cara mengatasi oli mobil rembes tanpa harus membongkar mesin. Sebab, langkah-langkah ini akan sangat bermanfaat ketika tiba-tiba oli mengalami kebocoran di tengah perjalanan. 

Nah, inilah langkah-langkahnya. 

1. Ganti Komponen yang Terindikasi Rusak dan Menjadi Sebab Oli Rembes

Ada beberapa komponen yang bisa terindikasi rusak dan menyebabkan kebocoran pada oli. Seperti gasket, filter oli, atau filler cap. Nah, ketika kamu menemukan salah satunya mengalami kerusakan, segera ganti dengan yang baru. 

2. Pakai Sealant Oli

Sealant adalah cairan yang biasanya dicampurkan pada oli mesin dan digunakan untuk menutup kebocoran. Cairan ini berfungsi untuk menutup kebocoran dan kondisioner pada paking dan segel, untuk kemudian mengembalikannya ke formula aslinya. 

Cairan sealant akan berguna jika titik kebocorannya tidak parah atau hanya kecil. Beda jika sudah parah hingga merusak komponen, maka penggantian komponen atau membawa ke bengkel sudah tidak dihindarkan lagi. 

3. Periksa Semua Baut dan Kencangkan Jika Longgar

Ketika mobil sudah berusia dan jarang dilakukan perawatan, baut bisa saja mengalami kendor atau dol. Untuk itu, kamu bisa memeriksa semua baut dan mengencangkannya kembali ketika dirasa longgar. Pastikan untuk selalu double check atau lebih teliti di area-area yang bisa menjadi titik kebocoran oli pada mobil. Sebab, bila baut tidak terpasang dengan benar atau miring, dapat merusak bagian ulir karter. 

Asal muasal oli mobil bisa rembes sudah diketahui. Pun dengan cara mengatasi oli mobil rembes. Kini, saatnya untuk kamu mempraktikkan ketika mengalami kebocoran oli mobil. Semoga bermanfaat. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *