7 Langkah Modifikasi Mobil agar Apik, Aman, dan Nyaman

Sebagian orang terutama kelompok awam masih menyangsikan konsep tentang modifikasi mobil. Salah satu alasan utamanya adalah karena mereka menganggap bahwa setiap mobil hasil pabrikan sudah pasti dalam kondisi terbaik sesuai standar. Mobil yang diproduksi dirancang dan diwujudkan oleh para insinyur serta tenaga ahli profesional lainnya sehingga tak perlu diutak-atik kembali. Namun tentu saja, para car enthusiast atau automotive enthusiast memiliki pendapatnya sendiri.

Memodifikasi mobil tidak berarti mengubah total kendaraan hingga tidak lagi menyerupai bentuk awalnya. Anda dapat hanya mengubah beberapa bagian tertentu dari mobil sehingga kenyamanan saat berkendara meningkat. Komponen yang diubah pun berbeda-beda sesuai kebutuhan.

Baca juga: Mau Pasang Stiker Mobil? Ketahui Dulu Hal-hal Penting Ini!

Mengapa Harus Modifikasi?


Modifikasi pada mobil sama sekali bukan tren baru. Sejak era awal mobil diluncurkan, modifikasi juga sudah pernah dilakukan.

Alasan orang melakukan perombakan pada kendaraan roda empatnya pun berbeda-beda. Namun satu hal yang pasti, mereka ingin membuat mobil menjadi hal yang personal pula sesuai dengan karakter maupun kebutuhan mereka.

Gaya menyetir, ukuran tubuh, kondisi jalan, kebutuhan pemakaian, dan berbagai kondisi lain semacamnya berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Sementara itu, perusahaan otomotif menghasilkan produknya dengan tidak banyak pilihan yang mampu mengakomodasi seluruh perbedaan tersebut. Mereka hanya membuat mobil yang sesuai standar dan ‘relatif aman’ bagi mayoritas pasar.

Maka dari itulah, orang-orang kemudian melakukan modifikasi. Adapun beberapa alasan orang memodifikasi mobilnya antara lain sebagai berikut.

1. Mengekspresikan Diri

Beberapa orang melakukan perombakan pada mobilnya sebagai bentuk ekspresi diri. Mereka ingin tampil beda dan menyalurkan ekspresinya lewat kendaraan kesayangan. Tak cuma eksterior dan interior, banyak pula kelompok ini yang mengubah juga bagian dalam mesinnya.

2. Meningkatkan Performa Mobil

Terutama untuk mobil kesayangan, para pemiliknya tentu ingin menjadikannya dalam kondisi terbaik. Mereka ingin membuat mobil jadi lebih cepat, lebih ringan, lebih aerodinamis, lebih efisien, dan sebagainya.

3. Menyesuaikan Kebutuhan

Penggunaan mobil—apalagi untuk kebutuhan sehari-hari—perlu selaras dengan karakter mobil tersebut. Seperti contoh, Anda bisa membeli mobil yang sesuai kemampuan, tetapi masih perlu melakukan sedikit penyesuaian di bagian ban ala mobil 4WD dan menaikkan ground clearance karena sering melalui medan yang tidak kondusif.

Langkah-Langkah Modifikasi Mobil


Anda tentu sudah memiliki gambaran tersendiri bagaimana mobil akan dimodifikasi. Namun jika Anda masih terbilang cukup baru dalam hal modifikasi untuk mobil, berikut adalah beberapa panduannya.

1. Cek Cairan Mobil

Terutama apabila Anda membeli mobil seken, langkah ini merupakan langkah paling dasar yang harus Anda lakukan. Periksalah seluruh cairan mobil apakah volume maupun kondisinya masih dalam keadaan yang baik, mulai dari oli mesin, minyak rem, radiator, dan air wiper.

Jangan ragu untuk mengganti oli mesin jika memang dibutuhkan. Pilihlah oli yang sesuai dengan kebutuhan mobil. Anda bisa mendapatkan informasi tentang jenis oli yang pas pada buku panduan mobil—meski tak menyebutkan merek, buku manual pasti menyebutkan pairing yang pas antara teknologi mesin dan jenis oli yang cocok. Perhatikan pula tingkat kekentalannya, sesuaikan dengan spesifikasi seperti berdasarkan suhu atau iklim. 

2. Periksa Filter Mobil

Komponen selanjutnya yang perlu Anda periksa adalah filter, baik filter oli, filter AC, maupun filter udara. Ketiga filter tersebut berfungsi untuk melakukan penyaringan sehingga cairan oli, udara yang masuk ke kabin, dan udara yang masuk ke dalam komponen mobil tetap terjaga kebersihannya.

Gantilah filter kecuali jika memang baru diganti dan kondisinya masih baru dan sangat bagus. Nantinya, Anda juga perlu menggantinya secara berkala sehingga komponen tersebut dapat bekerja maksimal dalam melindungi mobil. Adapun biaya filter mobil tidak terlalu besar sehingga tidak akan membuat kantong Anda menipis dengan drastis.

3. Perhatikan Kondisi Aki

Sebagai penyokong utama sistem kelistrikan pada mobil, jangan sampai Anda melewatkan pengecekan komponen satu ini. Pastikan kondisi aki masih mumpuni untuk mengakomodasi modifikasi mobil yang Anda harapkan.

Bolehkah mengganti jenis aki mobil? Sebenarnya tak ada masalah jika Anda ingin melakukannya. Namun, pastikan bahwa spesifikasi voltase dan ampere aki yang Anda inginkan sesuai dengan kebutuhan mobil. Di samping itu, perhatikan pula ukuran ruang penyimpanannya apakah cukup dengan space yang tersedia atau tidak.

4. Ganti Roda dan Ban

Salah satu hal paling menarik dan eye catching dari sebuah mobil adalah bagian roda dan ban. Keduanya mampu memberi impresi yang sangat jauh berbeda dari sebuah mobil kendati bagian bodi kendaraan tidak mendapat banyak—atau bahkan sama sekali—perubahan.

Tak jarang penggantian bagian ini memang dimaksudkan memberi tampilan berbeda untuk mobil kesayangan. Namun, Anda perlu memperhatikan beberapa faktor lainnya jika ingin mengganti bagian roda mobil.

Perhatikan medan yang akan sering dilalui oleh mobil. Di samping membuat ban lebih awet karena sesuai peruntukannya, hal tersebut juga dapat berdampak kepada bagian mobil lainnya seperti power steering. Selain itu, perhatikan pula ukuran, kemampuan EPS, dan perubahan titik tumpu mobil. Hal-hal tersebut akan sangat berdampak pada kenyamanan dan keamanan Anda selama berkendara.

Baca juga: Memilih Ban Mobil Terbaik yang Sesuai dengan Kebutuhan

5. Sesuaikan Sistem Suspensi

Sistem suspensi berfungsi meredam getaran saat mobil melewati jalanan. Tujuannya tak lain adalah meningkatkan kenyamanan Anda saat sedang berkendara.

Mengubah suspensi juga memerlukan banyak pertimbangan. Salah memodifikasi suspensi dapat menurunkan daya kerja suspensi. Jika suspensi standar dapat bekerja optimal selama tiga tahun, maka tentu Anda boleh jadi harus lebih sering menggantinya.

Tiga bagian utama dari sistem suspensi adalah shockbreaker, bushing arm, dan tie frod dan ball joint. Masing-masing mempunyai fungsi krusial tersendiri sehingga Anda perlu untuk memperbanyak referensi sebelum memutuskan untuk melakukan modifikasi. Adapun ketika nanti telah selesai mengubah sistem suspensi, pastikan Anda melakukan pula spooring balancing guna mengecek apakah alignment dan keseimbangan mobil telah sesuai.

6. Sistem Pembuangan

Pilihlah bahan knalpot yang berkualitas. Material stainless steel banyak dipilih karena mempunyai ketahanan dari karet atas air hasil pembakaran kompresi mesin. Namun apabila ingin menggunakan knalpot dengan kualitas lebih tinggi, Anda bisa memilih bahan titanium.

Sesuaikanlah kapasitas silinder mesin dengan diameter knalpot. Jika ragu, Anda bisa membawanya ke bengkel atau pihak profesional lainnya. Selain itu, sesuaikanlah knalpot pilihan dengan kebutuhan dan faktor estetika serta kenyamanan.

7. Percantik Bodi dan Interior

Setelah enam hal di atas, kini saatnya Anda mulai memodifikasi bagian bodi mobil. Elemen ini sangatlah personal dan sangat merepresentasikan karakter Anda. Mulai dari pemilihan warna, gaya lampu, bumper, dan sebagainya, sesuaikan dengan kebutuhan Anda tanpa mengurangi fungsi utamanya sehingga berisiko terhadap keamanan dan kenyamanan berkendara.

Hal ini juga mencakup bagian interior seperti stereo, jok, dasbor, dan lainnya. Rombaklah mobil sesuai dengan impian Anda secara bijak. 

Nah, itulah beberapa cara untuk modifikasi mobil terutama bagi pemula. Biaya modifikasi mobil sangat bervariasi sehingga Anda perlu mempertimbangkannya dengan baik sebelum memulainya. Jika memungkinkan, Anda juga dapat menambahkan asuransi untuk mobil tambahan untuk melindungi kendaraan kesayangan Anda.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *